Studi Psikologi Perkembangan Remaja: Dampak Pola Asuh Orang Tua terhadap Kematangan Emosi Siswa
Keywords:
psikologi perkembangan remaja; pola asuh orang tua; kematangan emosi; perkembangan sosial-emosional; pendidikanAbstract
Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan perubahan emosional yang kompleks dan berpengaruh terhadap proses belajar serta perkembangan sosial peserta didik. Namun, perbedaan tingkat kematangan emosi pada siswa menunjukkan bahwa perkembangan emosi tidak hanya dipengaruhi oleh faktor usia, tetapi juga oleh lingkungan pengasuhan dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pola asuh orang tua terhadap kematangan emosi siswa dalam perspektif psikologi perkembangan remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan berupa jurnal, buku, dan dokumen akademik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan kematangan emosi siswa, terutama pada aspek regulasi emosi, pengendalian diri, empati, adaptasi sosial, dan pengambilan keputusan. Pola asuh otoritatif ditemukan sebagai bentuk pengasuhan yang paling mendukung perkembangan emosi remaja karena mengombinasikan kedisiplinan, komunikasi terbuka, dan dukungan emosional. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengkajian pola asuh sebagai faktor pembentuk kematangan emosi dalam konteks psikologi perkembangan dan pendidikan secara terintegrasi. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan berbasis sosial-emosional, penguatan peran keluarga, serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan dalam bidang pendidikan dan perkembangan remaja.





