Pariwisata Regeneratif Sebagai Model Pengelolaan Destinasi Berbasis Budaya Lokal Yang Berkelanjutan
Keywords:
pariwisata regeneratif, budaya lokal, keberlanjutan, partisipasi masyarakat, pengelolaan destinasi.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pariwisata regeneratif sebagai model pengelolaan destinasi berbasis budaya lokal yang berkelanjutan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan degradasi budaya lokal akibat perkembangan pariwisata yang cenderung berorientasi pada aspek ekonomi, sehingga nilai-nilai budaya sering kali terpinggirkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan pariwisata berkelanjutan, pariwisata regeneratif, dan pengelolaan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata regeneratif tidak hanya berfokus pada keberlanjutan, tetapi juga pada proses pemulihan (restoration), penguatan (strengthening), dan penghidupan kembali (revitalization) budaya lokal. Model ini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat identitas budaya, serta menciptakan pengalaman wisata yang lebih autentik dan edukatif. Selain itu, pariwisata regeneratif juga menempatkan masyarakat lokal sebagai aktor utama dalam pengelolaan destinasi, sehingga tercipta keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan implementasi pariwisata regeneratif sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri pariwisata. Dengan demikian, pariwisata regeneratif dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam menjaga sekaligus meregenerasi budaya lokal di tengah tantangan globalisasi.





