Integrasi Pelestarian Budaya dan Inovasi Digital dalam Pengembangan Destinasi Wisata Berkelanjutan Modern

Authors

  • Hilalludin Hilalludin Universitas Alma Ata Yogyakarta, Indonesia Author

Keywords:

pariwisata berkelanjutan, digitalisasi budaya, inovasi digital, pelestarian budaya, destinasi wisata

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi antara pelestarian budaya dan inovasi digital dalam pengembangan destinasi wisata berkelanjutan di era modern. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya peran teknologi digital dalam sektor pariwisata yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai media pelestarian dan edukasi budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi budaya memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan pariwisata, khususnya dalam aspek dokumentasi, promosi interaktif, dan peningkatan pengalaman wisatawan. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa integrasi budaya dan teknologi digital mampu memperkuat identitas lokal sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata di tingkat global. Namun demikian, keberhasilan integrasi ini sangat bergantung pada kemampuan menjaga keseimbangan antara modernisasi dan nilai autentisitas budaya. Oleh karena itu, teknologi digital harus diposisikan sebagai alat pendukung pelestarian budaya, bukan sebagai pengganti budaya itu sendiri. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sinergi antara pelestarian budaya dan inovasi digital merupakan pendekatan yang efektif dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Downloads

Published

2026-06-20

How to Cite

Integrasi Pelestarian Budaya dan Inovasi Digital dalam Pengembangan Destinasi Wisata Berkelanjutan Modern. (2026). AL-SAYAH: Jurnal Manajemen Destinasi Dan Budaya Lokal, 1(01), 01-11. https://e-journal.risetcendikia.com/index.php/jurnal-al-sayah/article/view/11