Spiritual Value-Based Parenting Strategies for Developing Discipline Character in Early Childhood in the Digital Era
Keywords:
pengasuhan berbasis spiritual, karakter disiplin, anak usia dini, pendidikan karakter, era digitalAbstract
Perkembangan teknologi digital telah memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan anak usia dini, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan dalam pembentukan karakter, khususnya karakter disiplin. Penggunaan gawai yang berlebihan, rendahnya kemampuan pengendalian diri, serta kecenderungan perilaku instan menjadi permasalahan yang memerlukan perhatian dalam praktik pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengasuhan berbasis nilai spiritual dalam membentuk karakter disiplin anak usia dini di era digital serta mengkaji kontribusi nilai spiritual dalam menghadapi tantangan pengasuhan modern. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, hasil penelitian, dan dokumen relevan yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter disiplin dapat dilakukan melalui keteladanan orang tua, pembiasaan ibadah sejak dini, komunikasi yang hangat dan bermakna, penerapan aturan penggunaan teknologi secara bijaksana, pemberian penguatan positif, serta pembentukan rutinitas harian yang konsisten. Nilai-nilai spiritual seperti tanggung jawab, kejujuran, kesabaran, amanah, dan pengendalian diri berkontribusi sebagai fondasi internal yang mendorong terbentuknya perilaku disiplin yang berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi antara pengasuhan berbasis nilai spiritual, pembentukan karakter disiplin, dan tantangan era digital dalam satu kerangka kajian yang komprehensif. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan pendidikan karakter anak usia dini dan memberikan implikasi bagi orang tua, pendidik, serta pembuat kebijakan untuk mengembangkan strategi pengasuhan yang adaptif, humanis, dan relevan dengan perkembangan teknologi digital.





