Strategi Adaptasi Petani dalam Menghadapi Ancaman El Nino 2026 untuk Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional
Keywords:
Adaptasi Petani, El Niño 2026, Perubahan Iklim, Ketahanan Pangan Nasional, Pertanian BerkelanjutanAbstract
Fenomena El Niño 2026 diperkirakan memberikan dampak signifikan terhadap sektor pertanian melalui penurunan curah hujan, meningkatnya risiko kekeringan, dan menurunnya produktivitas pertanian yang berpotensi mengancam ketahanan pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi yang diterapkan petani dalam menghadapi ancaman El Niño 2026, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan adaptasi, serta mengkaji kontribusinya terhadap penguatan ketahanan pangan nasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani menerapkan berbagai strategi adaptasi, seperti penyesuaian waktu tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, efisiensi penggunaan air, diversifikasi komoditas, dan pemanfaatan informasi iklim. Keberhasilan strategi tersebut dipengaruhi oleh akses informasi iklim, dukungan pemerintah, infrastruktur irigasi, serta kemampuan petani dalam mengadopsi teknologi pertanian. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis komprehensif mengenai hubungan antara strategi adaptasi petani dan penguatan ketahanan pangan nasional dalam konteks ancaman El Niño 2026. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptasi yang efektif mampu menjaga stabilitas produksi pangan, mengurangi risiko gagal panen, serta meningkatkan ketahanan sektor pertanian terhadap perubahan iklim. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan pemangku kebijakan dalam merumuskan program adaptasi perubahan iklim yang lebih efektif guna mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.





